Selasa, 28 Mei 2024

Puisi Alam tentang puisi kemarau

 

pemandangan alam foto jala desa pagi hari fotage sunrise

Kabar Itu Telah Datang

berat memang tapi harus apa lagi!
daun mulai berguguran menyapa bumi
angin timur berhembus membisiki pohon dan ranting
kabar musim kemarau telah tersampaikan
bulan memurnamakan dirinya di atas ombak hitam yang berselimut lembutnya awan
desis desis angkar di pohon karet dan cemara
juga ikut membenarkan kabar itu
sang surya menggeser duduknya menyapa para suara tenggara
petani mulai mengganti padi menjadi hamparan jagung dan tembakau
harap penuh harap merapi tak batuk dan bersin
biar air menjauh tak mengapa asal
asal hama dan tungau tak tak hinggap di ladang
sebab tiga bulan lagi kan rayakan pengorbanan


puisi sedih tentang ibu

puisi : orang tidak sanggup meninggal

puisi : tepi rindu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar